Nama: Agita Oktavia
Prodi: Battra
A :
Awal mula berbisnis bagaimana dan kenapa pilih bisnis itu?
G :
Dari kecil saya tidak pernah dibiasakan untuk membawa ‘uang saku’ oleh orang
tua, lebih diutamakan untuk membawa bekal sendiri dari rumah dari pada memilih
untuk jajan diluar karena pada dasarnya saya tidak cocok dengan makanan yg
sembarangan karena saya sering sakit-sakitan. Akhirnya waktu saya SMP saya
mulai tertarik dengan uang karena saya mulai sadar bahwa semua hal pasti butuh
uang dan kebutuhan diperoleh dari uang. Sampai akhirnya berunding dengan orang
tua, dan memilih-memilih gimana saya bisa mendapat uang tanpa ganggu sekolah.
And finally... berjualan/berdagang pulsa yang saya pilih untuk berbisnis karena
semakin banyaknya pengguna yang membutuhkan pulsa.
A :
Berapa modal pertama yang anda gunakan?
G :
Pertama kali berbisnis pulsa ini orang tuaku menyediakan budget 100rb. Dengan
kesabaran mencari pelanggan dan sekarang sudah ada pelanggan setia
A :
Keuntungan tiap bulan,berapa sih yg anda dapat?
G :
Bicara soal untung tidak pasti ya, karena harga sewaktu-waktu bisa berubah,
bisnis pulsaku sendiri juga beda dengan yang lain karena saya tidak berbisnis
melalui agen-agen seperti pada umumnya. Saya langsung kerjasama dengan pihak
telkom. Keunggulannya prosesnya cepat dan tidak ribet. Dengan jualan pulsa ini
bisa dibilang untungnya dibuat beli pulsa saya sendiri hehe.. puji tuhan..
sekarang setiap mengisi saldo adalah 1jt an.
A :
Omset yang di dapat berapa kira-kira?
G :
Buat omsetnya masih belum ada tafsirannya
Selain Gita, ada juga seorang entrepreneur yang bergerak dengan aktif di bidang
lain. Bisnis online shop kini mulai merambah di kalangan masyarakat. Mulai dari
aksesoris, baju, mainan, hingga gadget karena peluang usaha online shop sangat
besar.
Seperti
mahasiswa satu ini yang ikut mencoba berbisnis via internet sejak SMA. Dan laba
bisnisnya kini cukup untuk menambah uang saku. Mahasiswa yang bernama Muhammad Alfan Masykuri ini lahir di Blitar,
28 Desember 1993. alamat asal Semanding 5/9 Banggle Kanigoro, Blitar.
Alfan
mulai berbisnis saat dia masih bersekolah di SMAN 3 Blitar. Usaha yang
diambilnya adalah berbisnis kaos dan topi impor dengan modal utama Rp. 600.000.
Hingga sekarang omzet minimal yang didapat perbulan minimal Rp. 500.000.
Walaupun dengan omzet yang tidak terlalu besar namun jumlah itu cukup untuk
menambah uang saku bagi seorang mahasiswa. Ada juga patokan harga yang
diberikan Alfan untuk barang dagangannya.
Untuk
topi dipatok dengan kisaran harga Rp. 500.000,- hingga Rp 600.000,- dengan laba
Rp 100.000,- hingga Rp 150.000 per item. Ubtuk kaos dipatok dengan kisaran
harga Rp 100.000,- hingga Rp 175.000,- dengan laba Rp 15.000,- hingga Rp
35.000,- per item. Walaupun labanya lebih besar dari penjualan topi, namun penjualannya tidak secepat penjualan kaos.
Hingga sekarang Alfan masih
menjalani bisnis ol shop ini. Namun tidak seaktif saat SMA. Karena Alfan masih
fokus dengan kuliahnya di prodi D3 Fisioterapi Universitas Airlangga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar