Kamis, 11 Oktober 2012

NGANGGUR TAPI UNTUNG???

           Perkembangan zaman di era Globalisasi saat  ini membuat para kaula muda khususnya di kalangan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga terpacu untuk mengasah softskill mereka di bidang kewirausahaan. Para calon tenaga medis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga bukan saja berpaku pada buku dan alat-alat medis saja namun fenomena-fenomena yang sering kali terlihat saat ini adalah transaksi jual beli di kalangan mahasiswa.
Banyak hal yang mendukung perubahan pola pikir mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan tim redaksi berusaha untuk mengungkapnya. “Banyak hal baru yang bisa aku dapatkan dari bisnis ini, salah satu contohnya aku lebih mudah untuk berkomunikasi buat ngeyakinin orang lain supaya mau beli barang-barang yang aku jual.” kata Fatimah Nuril Alifah salah satu mahasiswa baru Pendidikan Bidan 2012. Fatimah atau yang biasa dipanggil Ifa mengaku bahwa dia berjualan untuk membantu penggalangan dana kegiatan XPLODE yang diadakan AMSA salah satu ormawa eksternal di FKUA. Ifa biasanya menjual jajanan kecil dan minuman setelah pelajaran selesai.
Senada dengan Ifa, Daniel Sura, mahasiswa Pendidikan Dokter 2012, juga berbisnis untuk mencari pengalaman baru. Walaupun masih mahasiswa baru, omzet yang didapat Daniel sudah cukup tinggi. Dari berjualan makanan kecil seperti risol mayo, martabak, dan pie buah, Daniel bisa memperoleh omzet lebih dari Rp 250.000,00 per hari. Daniel mengaku tidak memiliki strategi khusus untuk berjualan, “Yang penting jangan malu-malu.” kata Daniel.
Fenomena ini menggelitik tim redaksi untuk menelusuri lebih lanjut keseriusan mahasiswa khususnya mahasiswa baru FKUA 2012 dalam mendalami bidang wirausaha. Fenomena ini sudah berlangsung sekitar kurang lebih satu bulan dan semakin hari semakin banyak saja mahasiswa yang menawarkan dagangan mereka ke teman-teman mereka yang sekelas ataupun ke senior mereka bahkan tidak jarang tim menemui di satu kelas terdapat tiga sampai lima mahasiswa yang bersaing secara sehat untuk menawarkan dagangannya.
Selain mahasiswa yang baru saja belajar untuk berwirausaha, ternyata setelah diselidiki lebih lanjut ada diantara mahasiswa yang sudah lama terjun ke dunia wirausaha, salah satu contohnya adalah Ahmad Ridhoi. Ridho mengaku sudah tertarik dan memulai bisnisnya sejak dia duduk di bangku SMP. Berbeda dari dua narasumber di atas, Ridho menjual jersey dan sepatu olahraga. “Bisnis itu gak ganggu pelajaran kok, asal kita pinter memanage waktu aja misalnya pas nganggur kita pake’ buat bisnis jadi nganggurnya kita itu nganggur yang menguntungkan.” ujar Ridho.
Kewirausahaan adalah salah satu cara untuk mengembangkan dan mengasah softskill mahasiswa agar mahasiswa bukan hanya menjadi pelaku konsumtif saja tetapi mahasiswa juga mampu untuk produktif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar